PemerintahKabupaten Karawang: Jenis: Peraturan Bupati (Peraturan Bupati Karawang) Nomor: 35 Tahun 2019: Tahun: 2019: Tentang: Perbup Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa: Tanggal Ditetapkan: 16 September 2019: Tanggal Diundangkan: 16 September 2019: Berlaku Tanggal: 16 September 2019: Sumber
KerjaLembaga Lain Kabupaten Karawang, perlu menetapkan Peraturan Bupati Karawang tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Karawang. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Barat (Berita
suami: h. yedi karyadi anak : m. keefa banidica rachadikarya (laki-laki) alamat : jalan ir. suratin no. 1 karawang riwayat pendidikan : sd bpi 1 bandung smp bpi 1 bandung sma negeri 5 bandung universitas maranatha bandung, s1 profesi kedokteran umum pascasarjana soegiapranata, s2 magister hukum kesehatan (dalam penyusunan tesis) riwayat
. Laporan REDAKSI I Editor RYAN S KAHMAN “Kami ingin perubahan yang lebih baik. Kami ingin memajukan Kabupaten Karawang. Saya juga curhat dengan buruh. Mereka merasa pekerjaan mereka diambi oleh orang luar, bener gak…!,” teriak H. Yedi di hadapan massa deklarasi SINFONEWS I KARAWANG – ADA yang menarik perhatian publik dan awak media di pidato atau orasi politik yang disampaikan di deklarasi bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati, dr. Yessi Karya Lianti-Adly Fairuz Yessi-Adly yang digelar di GOR Panatayudha Karawangs Khususnya saat orasi politik yang disampaikan H. Yedi Undang Karyadi yang merupakan Mantan Suami Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, serta kakak kandung dari Yessi Karya Lianti. Sindiran terhadap Cellica Nurrachadiana oleh mantan suaminya ini bukan hanya terjadi kali ini saja. Karena pada 17 Pebruari 2020 lalu, saat adiknya Yessi Karya Lianti mencoba dijodohkan’ dengan bakal calon bupati, H. Ahmad Zamakhsyari dalam momentum pertemuan partai politik yang tergabung dalam Poros Juang di Hotel Resinda Karawang, saat itu pun H. Yedi sempat menyindir mantan istrinya tersebut. “Kalau namanya mantan sudah lupa tuh. Jadi gak ada rasanya soalnya. Hahahaha…,” cetus H. Yedi sambil tertawa terbahak-bahak di hadapan awak media saat itu. Kemudian, sindiran H. Yedi terhadap Cellica Nurrachadiana tersebut juga disambut dengan ungkapan kekecewaan adiknya Yessi Karya Lianti. Yaitu dimana saat pencalonan Pileg 2019 lalu, Yessi merasa tidak dibantu oleh Cellica Nurrachadiana. Padahal menurut Yessi, kesuksesan Cellica menjadi Bupati Karawang di Pilkada Karawang 2014 tidak bisa lepas dari jasa keluarga besar almarhum ayahnya H. Karya. Sehingga akhirnya Yessi Kerya Lianti memutuskan keluar dari partai yang dinahkodai Cellica Nurrachadiana Partai Demokrat Karawang, red, dan berpindah haluan menjadi kader PDI Perjuangan untuk melawan Cellica di Pilkada Karawang 2020. Sindiran H. Yedi dan Yessi ini juga akhirnya berbalas pantun dari Cellica Nurrachadiana. Yaitu dimana pada 8 Maret 2020, di forum terbuka Gala Dinner Musda XVI HIPMI Jawa Barat, Cellica balik menyindir jika keberhasilannya menjadi Bupati Karawang bukan atas jasa mantan suaminya H. Yedi yang masih merupakan Pengurus HIPMI Jawa Barat “Jadi kalau dewan pembina merasa saya menjadi bupati gara-gara beliau H. Yedi, red, dia ngomong aja susah, iya… iya… iya…! Gak jelas iya-nya apa. Gak apa-apa sampaikan saja ke dia, sudah tanggung perang kok sama dia,” kata Cellica di depan Forum Gala Dinner HIPMI Jabar saat itu. Saling sindir antara H. Yeddi dengan Cellica ini ternyata tidak berakhir sampai di situ. Termasuk dalam kegiatan deklarasi Pasangan Yessi-Adly hari ini, H. Yedi kembali menyampaikan sindiran terhadap mantan istrinya yang kini menjadi calon petahana Pilkada Karawang 2020 “Ini saya mau curhat aja ya,” kata H. Yedi yang langsung disambut teriakan meriah oleh massa di kegiatan deklarasi Yessi-Adly. “Saya sering bolak-balik dan keliling melihat kondisi Karawang. Dari mulai masuk pintu Tol Karawang jalan sangat jelek sekali. Itu baru pintu masuknya, belum ke dalamnya,” kata H. Yedi. “Saya datang ke kampung-kampung, curhat dengan petani, nelayan, buruh, semuanya komplain tentang keadaan Karawang. Kami keluarga besar H. Karya merasa bertanggungjawab, kenapa Karawang bisa menjadi seperti ini,” timpal H. Yedi. “Kami ingin perubahan yang lebih baik. Kami ingin memajukan Kabupaten Karawang. Saya juga curhat dengan buruh. Mereka merasa pekerjaan mereka diambi oleh orang luar, bener gak…!,” teriak H. Yedi di hadapan massa deklarasi. Dalam kesempatan curhatannya ini, H. Yedi juga menyindir jargon Karawang untuk Semua’ yang merupakan jargon pencalonan Cellica Nurrachadiana-H. Aep Saepulloh. “Dan saya menyatakan Karawang bukan untuk semua. Karawang adalah untuk orang Karawang. Dan saya menyatakan adik saya adalah yang terbaik bersama Adly Fairuz. Dan saya meyakinkan mereka adalah tokoh-tokoh muda yang bisa membawa perubahan untuk Karawang,” kata H. Yedi. “Sekali lagi saya berterima kasih banyak kepada semua yang hadir di sini. Mudah-mudahan semua doa kita akan maqbul dan diijabah oleh Allah SWT. Sekali lagi saya ingin memberikan semangat untuk adinda saya dr. Yessi dan Adly Fairuz bahwa kita di sini berjuang bukan untuk diri kita. Tetapi untuk semua rakyat Karawang. Dan saya menyatakan bahwa saya angat peduli dengan Karawang,” kata H. Yedi. “Jadi di sini saya ingin memastikan temen-temen nanti pada tanggal 9 Desember untuk memilih. Karena ini untuk limba tahun masyarakat Karawang jauh lebih baik lagi,” timpalnya. “Jangan sampai kita salah pilih. Jangan sampai kita memilih yang sudah ada, siapapun itu. Karena begini…. jadi curhat lagi ya…!,” timpal H. Yedi yang kembali mendapatkan teriakan dan tepuk tangan dari masa deklarasi Yessi-Adly. “Kata orang bijak, kalau ingin perubahan jangan melakukan hal yang sama, harus berubah. Kalau kita melakukan hal yang sama, memilih orang yang sama, tidak akan ada perubahan di Kabupaten Karawang ini. Ganti pemimpin, selamat datang pemimpin baru di Kabupaten Karawang,” tutup H. Yedi dalam pidatonya, sambil meneriakan yel-yel Yessi-Adly Yes… Yes…. Yes menang.***
Di tengah proses perceraian itu, netizen malah menjodoh-jodohkan kang Dedi Mulyadi dengan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Lantas bagaimana sosok wanita kelahiran 18 Juli 1980 itu? Nome Selasa, 06 Desember 2022 1148 WIB Suara Denpasar-Dedi Mulyadi kemungkinan besar akan berstatus duda. Hal itu menyusul adanya gugatan cerai yang dilayangkan istrinya, Anne Ratna Mustika ke Pengadilan Negeri Agama Purwakarta. Saat ini gugatan perceraian dari Bupati Purwakarta itu pun masih berproses. Di tengah proses perceraian itu, netizen malah menjodoh-jodohkan kang Dedi Mulyadi dengan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Lantas bagaimana sosok wanita kelahiran 18 Juli 1980 itu?. Dilansir dari Wikipedia, karir Cellica dalam dunia politik terbilang bukan kaleng-kaleng. Cellica menjadi anggota DPRD Jawa Barat pada Pemilu tahun 2009. Setahun berselang, dia maju menjadi calon wakil bupati Karawang mendampingi Ade Swara. Dalam kesempatan itu, mereka menang. Sehingga Cellica Nurrachadiana menjadi wakil bupati termuda dalam sejarah Kabupaten Karawang. Baca JugaDigugat Cerai Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi Langsung Dijodohkan Dengan Bupati Karawang Prestasinya pun kian mentereng lantaran dirinya diangkat sebagai pelaksana tugas setelah Ade sang bupati saat itu tersangkut kasus korupsi. Pada pemilu 2015, Cellica kembali maju sebagai bupati didampingi Ahmad Zamakhsyari. Keduanya menang telak dengan mengantongi lebih dari 51 persen suara. Dalam tugasnya sebagai bupati Karawang, Cellica semakin menunjukan eksistensinya sebagai pemimpin bertanggung jawab. Dia memperkenalkan sejumlah program unggulan yang dianggap pro rakyat oleh sebagian besar masyarakat. Pada tahun 2018, dia sempat berseteru dengan wakilnya. Hal itu terkait mutasi ratusan jabatan pejabat kabupaten. Di Pilkada tahun 2020 mantan wakilnya kembali bertarung dengan Cellica. Lagi-lagi, dia memenangkan pemilu dengan angka mutlak. Meski sukses dalam karir politik, ternyata Cellica berbanding terbalik dalam perihal jodoh. Cellica masih berstatus janda dan telah memiliki dua orang anak. Baca JugaNetizen Maha Benar, Denise Chariesta Serba Salah, Lagi Makan Aja Masih Dihujat; Dasar Predator Suami Orang!
Suara Denpasar – Kang Dedi Mulyadi saat ini dijodoh-jodohkan netizen dengan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Meski sudah menjanda selama satu dasawarsa, ternyata Teh Celli sudah ada yang punya. Jawaban tegas disampaikan Teh Celli melalui Instagram pribadinya cellicanurrachadiana, Sabtu 10/12/2022. Beberapa netizen menanyakan soal netizen yang menjodohkannya dengan Kang Dedi Mulyadi. Di antaranya de_joechim89 yang menanyakan mengapa Teh Celli dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, mantan bupati Purwakarta dua periode. “Ngga paham aku, Kang,” jawab Teh Celli. Baca JugaKang Dedi Ajak Ryan Dono Cari Janda Netizen lain juga menanyakan bagaimana tanggapannya setelah dijodohkan kalangan netizen dengan Kang Dedi Mulyadi. Seperti ditanyakan indry_sri_wahyuni. “Alhamdulillah saya sudah punya pasangan, Teteh Sayang,” jawabnya. Dalam sejumlah wawancara di Youtube, maupun Instagram pribadinya, Teh Cellica memang pernah mengungkap sosok lelaki yang menjadi pasangannya. Memang, belum menikah, baru sebatas pacar. Dikutip dari Youtube RA PRODUCTION yang tayang pada 1,5 tahun lalu ditambah dari Youtube MISSUNDERSTANDINGidn, Cellica Nurrachadiana mengatakan dia sudah memiliki pacar berinisial FR, yang seorang profesional sekaligus pengusaha. Dia menyebutkan, FR asal Bandung. Arsitek dari Universitas Parahyangan, Bandung. Dia mengakui hubungan dengan FR sudah berjalan 6 tahun. Baca JugaBegini Nasehat Dedi Mulyadi Kepada Ryan Dono Soal Dirinya Ingin Menjadi Artis TikTok Beberapa kali rencana pernikahan dengan FR harus diundur karena kesibukan Cellica sebagai politikus. Sekadar diketahui, selain sebagai bupati Purwakarta, dia juga sempat menjadi ketua DPC Partai Demokrat Purwakarta. Teh Celli sudah menjanda sejak 2012, setelah berpisah dari suaminya Yedi Undang Karyadi. Sampai saat ini dua belum menikah lagi. Dia mengatakan, calon pendampingnya yang baik, setia, pekerja keras, bertanggung jawab khususnya untuknya dan anaknya. Juga sayang kepadanya dan anak-anaknya. Juga yang ibadahnya baik, dan ketaatan pada agamanya baik. “Kalau fisik aku senang yang tinggi,” kata Cellica. Soal penghasilan, dia tidak terlalu menargetkan pasangannya lebih besar darinya. Sekadar diketahui, kekayaan Teh Cellica yang dilaporkan ke KPK dalam LHKPN sekitar Rp22 miliar. “Yang penting dia berpenghasilan, punya pekerjaan, dia bertanggungjawab untuk aku dan anak-anak. Bertanggung jawab untuk rumah tangga, bukan untuk karier politik atau sesuatu yang aku senangi,” terangnya. *
yedi karyadi suami bupati karawang